Rabu, 24 April 2013

Hoaammm......... Di postingan aku kali ini, aku kepingen bangeeeeettt ngebahas soal 'Bahasa Indonesia' dan 'Bahasa Inggris'. Eiittzz.... tapi bukan soal-soal Ujian Nasional yakk... beda jauuuhh euy... Lha truss soal apa..?? Okey dech aku jelasin, yang kumaksud dengan 'soal' disini bukan 'soal' yang bermakna denotasi, tapi 'soal' yang bermakna konotasi, pemirsa....,hehe #disambit batu sama pembaca, xixi

Well, statusku jadi seorang 'Mahasiswa' yang masuk di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, mungkin kebanyakan orang menilai aku ini tidak bangga dengan bahasa nasional kita, gak bangga menjadi orang Indonesia lah, N gak cinta sama bangsa Indonesia, doh... merana rekkk. Gini yach pemirsaa, aku luruskan presepsi kalian tentang diriku. Meskipun aku sekarang mempelajari Bahasa Inggris, dan insyaallah akan lulus menjadi sarjana 2 tahun lagi, amiiinn, namun aku tetap bangga N cinta banget sama 'tanah' ini, aku bangga menjadi bagian dari Indonesia. Kedudukan 'Bahasa Indonesia' di hati dan jiwaku tak akan pernah tergantikan walau apapun dan bagaimanapun juga aku akan tetap bangga menjadi bagian darinya. #Eaa..... Kenapa bisa begitu...?? gini dech aku kasii penjelasannya, hehe.

Dari yang kupelajari selama ini dan dari 'Seminar Internasiaonal' yang aku ikuti. 'Bahasa Indonesia' bagi orang Indonesia disebut sebagai 'Bahasa Ibu' atau yang lebih familiar disebut dengan 'Mother Tongue' atau ada juga yang menyebutnya dengan 'L1' hah..?? apaan tuch...??? L1 ini singkatan dari 'First Language' atau yang disebut dengan 'Bahasa Pertama'. Dari seminar internasional yang beberapa waktu yang lalu aku ikuti, pembicaranya yaitu : Mr. Karl Millsom. Beliau mengatakan bahwa 'Bahasa Pertama' tidak akan pernah tergantikan oleh bahasa manapun juga walau bagaimanapun kita mempelajarinya. Kenapa bisa begitu...?? Gini pembahasannya. Bahasa pertama ialah bahasa dimana kita pertama kali mendapatkannya dari ibu kita dan dimana kita mempelajarinya dari semenjak kita lahir hingga entar kita mati. Sedangkan 'Bahasa Inggris', di Indonesia ialah merupakan 'Bahasa Asing' artinya bahasa ini akan tetap terus dipelajari tanpa digunakan untuk event2 dan di tempat-tempat formal seperti kantor2 dan rumah sakit. Jadi, untuk kasusku sekarang ini, walaupun sekarang aku mempelajari Bahasa Inggirs, Bahasa Inggris ini pun gak akan pernah menjadi  'Bahasa Pertama' ataupun 'Bahasa Kedua', karena masih tetap terus aku pelajari hingga S3, #Amiiin semoga... Gimana udah fahamkan...???

Eh, tunggu aku kepingin cerita nich seputar 'Bahasa Inggris'. Aku mau mengakui sesuatu, Bahasa Inggris sich dari semenjak aku lahir hingga sekarang entah mengapa aku gak menaruh respek sama bahasa satu ini nich pemirsa.... Dan entah mengapa aku bisa kesasar di jurusan ini, bahkan bisa dikatakan 'English is not my passion'. Terkadang aku merutuki diriku kenapa aku bisa 'salah jurusan' kaek gini sich, huhu. Alasan pertamaku masuk di jurusan ini sich karena ortuq, dulu waktu mau mendaftar aku udah ngebet banget kepingin masuk di jurusan 'Biologi', lhoh kok Biologi emangnya kenapa...??? untuk alasannya kalian bisa baca postingan aku yang ini, disini. Hmm, awalnya aku sempat merutuk n gak ikhlas masuk di jurusan ini yang notabene benar-benar asing bagiku, namun aku gak amu menyerah, aku gak mau jadi pengecut, N aku gak mau ngecewain ortuQ, jadinya aku mencoba berdamai dengan keadaan. Ya kau mencoba, menyenangi pelajaran ini dan aku mencoba bangkit lagi. Atas kerja keras itu menjadikan usahaku tidak sia-sia lhoh pemirsa. Setelah 2 tahun berkecimpung di 'Bahasa Inggris' dari yang mulannya 'the big zero' alias nol besar dalam bidang 'Bahasa Inggris' sekarang aku mulai bisa bermimpi dalam Bahasa Inggris (mimpi ; bunga tidur) dan entah darimana datangnya jika adik Q atau ortu Q bertanya kosakata dalam bahasa Inggris yang mereka gak tau, secara ajaib aku bisa menjelaskan dan bisa memberikan definisi yang tepat, loch, sumpah suerr dech. Aku sendiri gedheg2 jadinya, entah apa yang terjadi dengan otakku, aku sendiri gak tahu penyebabnya, karena emang aku bukan ahlinya masalah perotakan, hehe. Mungkin hal ini terjadi karena otakQ terus-menerus di drill sama tugas-tugas yang nonstop membanjir setiap harinya yang harus aku kerjakan dalam Bahasa Inggris donk tentunya, xixi.

Nah, pesan moral yang dapat diambil kali ini ialah ; boleh saja kalian mempelajari bahasa apapun, tetapi ingat jangan pernah melupakan dan malu dengan bahasa nasional kita, yaitu 'Bahasa Indonesia'. #Eaa... Eaa... N jangan lupa sesulit apapun kalian dalam mempelajari bahasa asing, selalu ingat bahwa, jangan pernah menyerah, dan yang lebih penting ialah kalian akan menguasai bahasa itu asalkan kalian terus-menerus mempraktekkannya, jangan pernah malu, walaupun salah n terdengar aneh, yakinlah bahwa kita melakukannya agar kita bisa. Nah udah yach cukup itu dulu pembahasan aku kali ini, daah... bye... bye... see you in the next post.

0 komentar:

Poskan Komentar